Rabu, 14 Mei 2014

CARA MENGOBATI ANAK SAKIT CAMPAK

Penyakit Campak Pada Anak
Penyakit campak adalah penyakit yang sangat umum terjadi pada anak-anak. Memasuki usia bulan ke Sembilan, biasanya seorang anak akan diberikan imunisasi campak. Harus diketahui adalah: imunisasi campak ini bukan untuk mencegah seorang anak itu tidak terkena campak, tapi untuk mengurangi gejala dan akibat yang ditimbulkan jika anak tersebut terkena campak. Dalam bahasa kedokteran, campak juga disebut dengan kata morbili. Morbili adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. Penularan penyakit campak ini terjadi melalui kontak langsung dengan penderita sebelumnya. 
penyakit campak
Bagaimana gejala yang ditimbulkan oleh penyakit campak ini?
Gejala awal yang timbul dari penyakit ini adalah timbulnya demam, batuk, gelisah dan tidak mau makan karena adanya ganggauan pada daerah tenggorokan dan  leher. Hal ini biasanya berlangsung antara 3-5 hari. Stadium selanjutnya adalah timbulnya ruam-ruam kemerahan yang bermula di belakang telinga, bagian belakang leher, dan terkadang jika digaruk akan berdarah. Bintik paling banyak terlihat pada punggung bagian belakang dan terkadang anak merasa gatal. Gatal tersebut timbul normal mengingat keluarnya zat-zat yang merespon terhadap kemunculan virus di dalam tubuh anak.
Untuk itu biasanya  pasien dipisahkan dengan keluarganya yang lain dengan tujuan untuk mencegah penularan. Perawatan yang baik diperlukan terutama kebersihan kulit, mulut, dan mata. Pengobatan yang diberikan simtomatik, yaitu antipiretik bila suhu tinggi, sedatif, obat antitusif, dan memperbaiki keadaan umum dengan nemperhatikan asupan cairan dan kalori serta pengobatan terhadap komplikasi. Pencegahan penyakit dilakukan dengan pemberian imunisasi.
Biasanya penyakit ini tidak akan menimbulkan kematian terutama pada mereka yang telah diimunisasi dan mempunyai status gizi yang baik, namun pada bayi yang mempunyai status gizi yang rendah dan buruk atau mempunyai gangguan imunitas bisa saja menjadi parah bahkan berujung pada kematian.
Imunisasi campak dilaksanakan pada saat bayi berusia sembilan bulan. Imunisasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit morbili ini pada anak. Beberapa puluh tahun yang lalu, penyakit-penyakit infeksi baik virus maupun bakteri sangat berpengaruh terhadap keberhasilan hidup anak di Indonesia. Penyakit itu misalnya TBC, polio, dipteri, tetanus, pertusis, hepatitis dan campak. Dengan adanya imunisasi ini diharapkan angka kematian anak-anak yang berusia dibawah 1 tahun bisa ditekan.

Sabtu, 10 Mei 2014

APA ITU PENYAKIT GONDONGAN?

Penyakit gondongan termasuk penyakit endemis yang banyak mengenai masyarakat di Indonesia. Walaupun termasuk penyakit endemis, sedikit sekali yang melaporkan ada yang meninggal disebabkan oleh penyakit ini.
penyakit gondongan
penyakit gondongan
Penyakit gondongan ini tidak mengenal usia, walaupun usia yang paling banyak terkena penyakit ini adalah pada usia anak-anak hingga remaja karena banyak resiko terkena kontak langsung dengan penderita penyakit gondongan lainnya.
Penyakit gondongan adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman virus yang mempunyai penyebaran yang khas yaitu pembesaran kelenjar ludah, yaitu kelenjar parotis. Penyakit gondongan ini mempunyai istilah medis yaitu parotitis epidemika.
Virus yang menjadi penyebab penyakit ini adalah virus dari  golongan paramyxovirus.  

Gejala awal dari penyakit gondongan ini adalah demam, sakit kepala, tidak mau makan, muntah dan nyeri-nyeri otot. Gejala ini biasanya berlangsung selama 1-2 hari. Memasuki hari ketiga atau keempat baru terlihat adanya pembengkakan pada area bawah telinga. Sebenarnya bukan gendang telinga atau telinganya yang membengkak, tapi kelenjar parotis atau yang biasa disebut kelenjar ludah. Pembengkakan kelenjar parotis ini mula-mula unilateral kemudian menjadi bilateral, disertai rasa nyeri spontan ataupun pada perabaan berlebih-lebih saat pasien makan atau minum.

Dalam beberapa hari berikutnya akan terjadi gangguan menelan dan pada akhirnya mulut akan menjadi kaku dan tidak bisa membuka lebar sama sekali alias mengalami trismus. Jika kondisi pertahanan tubuh si penderita jelek, selain terjadi kekakuan dan susah menelan, kelenjar-kelenjar ludah yang lain pun akan ikut terkena. Infeksi bisa menjalar keseluruh bagian tubuh dengan komplikasi terburuk yaitu Meningoensefalitis.

Pengobatan penyakit gondongan
Pengobatan penyakit gondongan sebenarnya tidak terlalu sulit karena disebabkan oleh virus. Terapi yang paling utama adalah istirahat selama demam dan selama masih ada pembengkakan pada pipi. Kompres pipi yang bengkak dengan air hangat. Jangan terlalu sering mengunyah karena itulah disarankan untuk memakan makanan yang lunak dan cair saja.
Sebagian besar penderita penyakit gondongan ini tidak perlu dirawat, mereka cukup istirahat saja dengan tetap menjaga asupan makanan dan minuman untuk menjaga vitalitas tubuh.

Selasa, 06 Mei 2014

GEJALA ANAK SAKIT PERUT

Gejala yang biasa timbul pada anak sakit perut diantaranya:
  1. Muntah empedu: muntah empedu biasanya muntahnya tidak berwarna putih bening namun berwarna kuning kehijauan terkadang tampak berwarna hijau.
  2. Nyeri tekan perut: biasanya anak akan mengeluh nyeri saat perutnya ditekan menggunakan tangan, atau saat dibawa bergerak atau pada saat batuk.
  3. Distensi perut: distensi disini maksudnya adalah kekencangan. Anak yang sakit perut biasanya mengeluh perutnya sangat kencang dan keras saat diraba. Pada saat ini sebaiknya anak segera dibawa ke dokter.
  4. Massa intra abdomen: teraba benjolan keras pada perut anak anda, benjolan tersebut tidak hilang setelah ditekan atau dibiarkan beberapa saat
  5. Obstipasi/ susah BAB: Gejala susah Buang air besar ini menunjukkan adanya gangguan pada saluran usus anak, terutama di bagian ujung dari usus yaitu colon descendens dan rectum.
  6. Menangis sambil memegangi perut
  7. Menangis sambil memukuli perut
  8. Menangis sambil mengangkat kedua kaki diatas: Anak mengeluh perutnya terasa sakit dan terasa lebih enak jika kedua kakinya diangkat ke atas.  Anak juga merasa lebih nyaman jika kakinya diangkat ke atas.
  9. BAB berdarah/ berlendir. Hal ini secara langsung menunjukkan adanya gangguan pada saluran pencernaan anak, bisa di daerah usus bagian atas bisa juga di bagian bawah usus.
  10. Demam atau hipotermia. Demam merupakan gejala umum yang timbul untuk semua penyakit, karena itulah demam seringkali tidak bisa dijadikan patokan utama dari suatu penyakit, hanya saja: jika Sembilan gejala diatas ditemukan bersamaan dengan demam, hal itu menunjukkan sedang terjadi masalah serius dengan perut anak anda.

Gejala-gejala diatas adalah gejala yang timbul pada anak yang seringkali dianggap biasa oleh para ibu, padahal kumpulan gejala ini menunjukkan jika penyakit yang diderita oleh anak tersebut sudah masuk ke dalam taraf yang mengkhawatirkan. Jika anda berada di daerah yang jauh dari petugas medis, pertolongan pertama untuk kasus-kasus ini sangat diperlukan. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan oleh para ibu akan saya berikan pada artikel selanjutnya.

Rabu, 30 April 2014

RADANG TENGGOROKAN MEMBUAT TERSIKSA

Radang tenggorokan, apa sebabnya? Seperti yang kita ketahui bersama, tenggorokan adalah satu-satunya pintu masuk udara dalam tubuh kita. Adanya gangguan pada tenggorokan akan berujung pada rasa sulitnya berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain. Gangguan pada daerah tenggorokan ini biasa kita sebut dengan radang tenggorokan atau dalam bahasa kedokterannya disebut faringitis.
Faringitis alias radang tenggorokan ini ada dua macam: pertama yang bersifat akut dan kedua adalah yang bersifat kronis.

penyakit radang tenggorokan

Radang tenggorokan yang bersifat akut biasanya gangguannya berlangsung cepat dan efeknya lebih berat, jelas disebabkan oleh kuman, namun lebih cepat sembuh dibandingkan dengan radang tenggorokan kronis.

Radang tenggorokan kronis/ faringitis kronis ini biasanya berlangsung lama, dan efeknya gejalanya tidak seberat akut namun proses penyembuhannya sangat lambat sekali. Nah, radang jenis inilah yang terkadang merepotkan kita, bayangkan jika kita harus menderita radang tenggorokan selama dua minggu, berapa banyak kita harus memakan obat dokter dan seberapa sulit kita menahankan rasa nyeri pada tenggorokan tersebut.

Berbeda dari radang tenggorokan akut, radang tenggorokan kronis biasanya bukan disebabkan oleh kuman, bisa disebabkan oleh kuman, namun biasanya terjadi setelah infeksi kuman tersebut, karena setelah infeksi kuman tersebut tenggorokan kita menjadi lebih sensitif terhadap panas, udara kering maupun saat haus.

Tenggorokan yang kering akan membuat lapisan kulit tenggorokan menjadi memerah, dan setelah memerah maka akan mengeluarkan zat-zat histamin penyebab rasa gatal dan akhirnya sel tersebut memproduksi sekret-sekret yang kemudian akan menjadi lendir dan berdahak.

Jadi apa yang harus kita lakukan jika sudah terkena radang tenggorokan seperti ini?
  • Pertama adalah kurangi meminum air dingin, karena meminum air dingin bisa merangsang sel tenggorokan yang sensitif sehingga kembali mengeluarkan zat penyebab rasa gatal dan lendir.
  • Kedua, tutup mulut menggunakan masker untuk mencegah debu-debu dan asap dari luar masuk ke dalam tenggorokan.
  • Ketiga, jangan terlalu banyak berbicara karena terlalu banyak bicara akan mengakibatkan tenggorokan kita akan lebih cepat kering.
  • Keempat, berobat ke dokter. Hal ini sangat penting karena biasanya dokter akan memberikan obat untuk meredakan rasa gatal menyetop produksi sekret dan antibiotik untuk membunuh sisa-sisa kuman yang masih menempel pada tenggorokan

BATUK-BATUK RADANG TENGGOROKAN KRONIS

Batuk sebenarnya adalah refleks normal tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang nyangkut atau melekat di daerah leher. Batuk dibutuhkan agar benda-benda asing tersebut tidak masuk ke dalam paru-paru. Dapat anda bayangkan jika tidak ada reflek batuk tersebut, berapa banyak debu, dahak dan kuman yang masuk ke dalam paru-paru. Batuk yang dialami oleh manusia itu ada dua macam, pertama adalah batuk berdahak dan kedua batuk kering.

Tapi prinsip keduanya adalah sama, yaitu untuk mengeluarkan benda asing dari dalam leher dan saluran pernafasan anda. Lalu darimana asal dahak? Dahak itu justru berasal dari dari dalam tubuh sendiri, sebagai respon tubuh terhadap adanya proses infeksi yang terjadi di daerah leher dan saluran pernafasan. Jenis dahakpun bermacam-macam, ada dahak yang kental dan ada pula dahak yang bersifat bening cair. Dahak kental itupun ada dua macam warnanya, pertama yang berwarna kuning dan kedua yang berwarna hijau.
Warna kuning menunjukkan jika proses infeksi sedang terjadi dan berjalan di dalam jalan nafas dan sangat banyak, jika sudah berwarna hijau, itu artinya kuman sudah sangat banyak sehingga menghasilkan racun yang berwarna hijau dan berbau.
Batuk kering pun sebenarnya tidaklah kering, karena sebenarnya ada kuman yang keluar disaat batuk yang tidak terlihat oleh kasat mata. Karena itulah, bagi yang mengalami batuk kering yang lebih dari tiga hari biasanya dokter akan menyarankan memakan obat antibiotika. Jika dibiarkan, batuk kering ini pada akhirnya juga akan menjadi batuk berdahak. Tetapi, batuk kering paling banyak timbul pada mereka yang menderita radang tenggorokan kronis. Radang tenggorokan kronis biasanya timbul pada mereka yang tinggal di daerah yang beriklim panas dan berdebu. Manusia yang tinggal di daerah ini biasanya akan mengalami gangguan tenggorokan yang kering dan panas sehingga debu-debu menempel di  dalam tenggorokan. Penyakit radang tenggorokan kronis paling banyak terjadi pada orang-orang Indonesia yang melakukan ibadah haji.
Itu saja sedikit informasi mengenai  radang tenggorokan, semoga bisa membantu.

Sabtu, 26 April 2014

CUCI TANGAN, LANGKAH AWAL HIDUP SEHAT

Boleh percaya boleh tidak, tapi cuci tangan tengah menjadi perbincangan di seluruh dunia, bahkan dunia menggalakkannya untuk menjadi sebuah budaya yang kita sebut budaya cuci tangan. Sebenarnya Indonesia telah lama menggalakkan cuci tangan ini, terbukti saat kita berada di Sekolah Dasar dulu kita diajari oleh guru  cara mencuci tangan yang baik dan benar, namun harus diakui, beberapa tahun belakangan ini, cuci tangan yang selama ini diajarkan disekolah-sekolah sekarang menghilang begitu saja. Harus diakui memang masih banyak sekali orang yang malas untuk cuci tangan, terutama pada mereka yang masih rendah pendidikannya maupun yang rendah kepeduliannya.

cuci tangan
Kapan kita harus cuci tangan? Cuci tangan itu tidak semata sebelum dan sesudah makan dan sebelum tidur saja. Cuci tangan itu harus dilakukan sesering mungkin setelah kita menyentuh benda yang asing atau diluar tempat kita, atau bisa juga setelah kita memegang suatu benda yang kita ragukan kebersihannya.
Ingat, memegang suatu benda yang kita tidak tahu kebersihannya sama saja artinya kita telah memindahkan berjuta-juta kuman yang tidak kita ketahui dari tangan masuk ke dalam mulut. Selanjutnya, kuman-kuman ini kemudian akan masuk ke mulut dan berkembang biak di dalam tubuh kita.

Mengapa kita malas cuci tangan? Kemalasan kita mencuci tangan lebih disebabkan karena ketidakmau tahuan kita terhadap apa kemungkinan terburuk yang bisa terjadi terhadap diri kita. Selain itu, kebiasaan untuk jajan dan makanan di tempat-tempat jorok semakin membuat kita lupa untuk mencuci tangan.

Mari kita bayangkan hal seperti ini; Kita pergi ke kantor naik kereta setiap hari, tiba-tiba orang di sebelah kita bersin, ia bersin dengan menutupkan tangan ke hidung dan mulutnya. Tangan bekas menutup bersinnya tadi kemudian diletakkan kembali pada pegangan kursi kereta. Saat orang itu pergi, tanpa sengaja tangan kita, kita letakkan pada tempat tangan orang tadi. Saat itulah terjadi perpindahan kuman dari kursi ke tangan kita. Setelah turun dari kereta, kita membeli sarapan dan memegang gorengan dengan tangan tadi. Saat itulah terjadi perpindahan kuman dari tangan ke mulut kita, dan dalam jangka waktu enam jam setelahnya, kita akan ikut bersin-bersin seperti orang tadi.

Lalu bagaimana, apa yang harus kita lakukan selanjutnya? Mudah saja, berusahalah untuk mencuci tangan sesering mungkin, mulai biasakan dan jadikan budaya. Dengan cara itu mudah-mudahan kita terhindar dari infeksi penyakit.

Kamis, 24 April 2014

APA GEJALA ANAK SAKIT PERUT?

Gejala Sakit Perut anak.  Pada bayi: Orang tua biasanya mendapati anaknya tak mau makan, rewel, muntah dan tak mau bermain, atau hanya berupa kesan bayinya tidak sehat. Tanda yang memerlukan perhatian serius adalah muntah empedu, nyeri hebat dan feses berdarah. Perut mungkin kelihatan kembung atau cekung (scaphoid), terdengar suara atau bunyi dari  dan perut terasa nyeri bila ditekan.

Pada anak: Walaupun anak dapat berkomunikasi lebih baik dibanding bayi, beberapa faktor mungkin menyulitkan kita untuk membedakan antara nyeri perut yang nyata dengan keluhan dari bagian tubuh yang lain.
anak kesakitan perut

Sangat penting untuk memastikan apakah sakit perut yang diderita seorang anak adalah usus buntu atau bukan. Hal ini karena pada kebanyakan kasus apendisitis perforasi  terjadi dalam 20 – 36 jam dari mulai onset penyakit, sehingga diagnosa dini sangat penting untuk ditegakkan.

Pada kasus yang klasik perjalanan penyakit dimulai denghan anak merasa sakit di tengah pusar atau midepigastrium, disertai sedikit mual atau muntah dan tidak mau makan. Kemudian timbul demam yang tidak tinggi diikuti oleh perburukan dari gejala-gejala tadi. Lalu rasa sakit berpindah ke perut bagian kanan bawah. Anak tak dapat beristirahat (tidur) dengan baik, tak mau bermain dan kondisinya memburuk dengan progresif. Pemeriksaan fisik tampak sakit, tak mau begerak dan nyeri tekan dititik kanan bawah perut.
 
Beberapa keadaan yang mungkin dikelirukan dengan sakit perut

Luka lecet pada ujung kemaluan anak. Adanya luka lecet pada kemaluan anak biasanya menyebabkan anak menahan kencingnya. Setelah kencing ditahan otomatis kandung kemih anak akan penuh. Hal ini kadang terlihat pada anak yang mengeluh sakit perut dan mengatakan tidak bisa berkemih yang pada dasarnya bukanlah tidak  bisa tapi tidak mau karena perih saat berkemih disebabkan adanya luka lecet tadi.

Demam berdarah dengue. Sering disertai nyeri perut yang cukup hebat, kadang-kadang dengan perut yang kencang. Terdapat kejadian dimana penderita DBD dioperasi karena disangka apendisitis.

Dalam menghadapi anak yang mengalami sakit perut memang tidak mudah, terutama pada yang masih bayi. Oleh karena itu diperlukan kewaspadaan yang tinggi serta pengamatan yang cermat dan berulang-ulang, sehingga kita tidak kehilangan waktu yang berharga yang mungkin sangat menentukan prognosis seorang penderita.