Minggu, 31 Agustus 2014

MENCEGAH OBESITAS PADA ANAK

Kegemukan pada anak harus diwaspadai karena akan mempengaruhi perkembangan fisik dan mental anak tersebut. Perkembangan fisik yang dimaksud di sini bukan hanya sebatas pertumbuhan tubuh saja, tapi juga pada perkembangan hormon-hormon tubuh termasuk hormon perkembangan sekunder.
Perkembangan mental akan terganggu karena anak yang mengalami kegemukan/ obesitas biasanya akan dibully oleh teman-temannya. Akibatnya si anak tersebut akan malas bersosialisasi dan lebih memilih untuk menghabiskan makanan dibandingkan membentuk suatu pertemanan.

obesitas pada anak

Namun tahukah anda salah satu cara mudah agar anak tidak menjadi kegemukan? 
Caranya sangat mudah, yaitu dengan membiarkan anak bermain. 

Menurut studi terbaru, anak yang aktif bermain di luar rumah ternyata memiliki tubuh yang lebih sehat. Karena itulah, jangan terlalu mengikat seorang anak di dalam rumah bersama perangkat elektronik terlalu lama karena hal tersebut malah akan membuat anak bertambah malas dan justru akan semakin gemuk.

Ada baiknya kita membaca hasil penelitian yang dilakukan Lee Schaefer dari University of Regina, Kanada yang mengatakan " Jika kita mendorong pelajar untuk berada di luar lebih sering, maka mereka akan jauh lebih aktif. Hal ini akan menguntungkan mereka dalam jangka panjang," kata Schaefer seperti dikutip dari Reuters, Minggu (20/7/2014). Dalam kata singkat:  studi yang dilakukannya membawa bukti nyata manfaat bermain di luar daripada di dalam ruangan.

Penelitian yang dilakukan oleh Schaefer tersebut bukan penelitian biasa-biasa karena melibatkan  306 anak perkotaan di Kanada dengan umur antara 9 sampai 17 tahun. Mereka diminta mengenakan alat yang mencata berapa langkah kaki mereka selama seminggu, setelah itu mereka juga menghabiskan di luar ruangan setelah sekolah. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan data bahwa anak yang lebih sering main di luar ruangan dilaporkan mendapatkan tambahan aktivitas yang setara dengan 20 menit olahraga intens. Orang yang berolahraga lebih jelas tubuhnya lebih sehat jika dibandingkan dengan yang kurang berolahraga.

Dewasa ini memang generasi muda kurang berolahraga karena banyak dimanjakan oleh barang-barang elektronik. Karena anak yang kurang banyak gerak, maka anak tersebut sangat berisiko menderita obesitas dan diabetes. Diabetes kini sudah menyebar, menyerang bahkan kaum muda sekalipun dikarenakan gaya hidup yang kurang sehat.

Rabu, 27 Agustus 2014

Berhati-hati dengan wabah Ebola

Wabah Ebola kembali menyerang Afrika, kali ini adalah Afrika bagian Barat. Berdasarkan data terbaru WHO, sejak Februari 2014 dimana kasus pertama muncul hingga saat ini sudah ada 729 orang yang meninggal. Virus Ebola ini pertama kali diketahui menyerang tiga negara di Afrika 

wabah ebola di afrika

Bagian Barat yaitu negara Guina, Liberia dan Negara Sierra Lione. Yang menakutkan adalah, berdasarkan data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) RI  5 spesies virus Ebola yang diketahui, salah satunya diketahui pernah menyerang Filipina dan Tiongkok.(healthdetikcom)
Namun jenis virus Ebola yang paling berbahya tersebut hanyalah yang berada di Afrika. Mengingat penularan virus ini hanya melalui kontak langsung, maka kemungkinan Indonesia akan terkena bencana Ebola masih sangat kecil sekali, kecuali negara-negara yang berdekatan dengan Indonesia telah ikut terkontaminasi virus Ebola tersebut.
 
Cara penularan yang paling mungkin dan paling cepat sampai di Indonesia hanyalah melalui jalur udara. Namun penerbangan dari Afrika ke Indonesia membutuhkan waktu yang lama serta harus transit di beberapa tempat. Hal ini tentunya merupakan kelebihan karena biasanya infeksi virus Ebola berlangsung cepat sehingga penderita biasanya sudah bisa akan terdeteksi di tempat transit tersebut. Yang terpenting adalah otoritas kesehatan bandara harus mengawasi datangnya penumpang beserta keluhannya, terutama pada penumpang yang berasal dari Afrika yang sedang mengalami wabah Ebola tersebut.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Resiko diabetes pada pekerja shift malam jauh lebih besar

Ternyata risiko menderita penyakit diabetes tidak hanya pada mereka yang menderita obesitas, namun jauh lebih besar pada pekerja shift malam atau dengan rotasi jam kerja yang tidak menentu dan terus-terusan terbangun saat malam hari.

Studi terbaru ini dirilis oleh Occupational and Enviromental Medicine. Penelitian ini tidak langsung menghubungkan antara kerja malam dan terkenanya penyakit kencing manis, tapi antara kerja malam dan peningkatan resiko terjadinya diabetes dilihat dari lingkar pinggang, hormon dan jam tidur.
Berdasarkan tulisan Occupational and Enviromental Medicine tersebut diketahui jika di Inggris, diantara 1000 orang di Inggris, 45 diantaranya menderita penyakit diabetes tipe 2. Studi ini dilakukan di Huazhong University of Science and Technology di China. Hasilnya, diketahui 9% dari pekerja shift malam merupakan penyandang diabetes tipe 2.

resiko obesitas pekerja malam

Mengapa risiko pada pekerja shift malam ini jauh lebih besar? Alasannya adalah jadwal makan dan tidur yang berantakan. Makan makanan besar pada malam hari akan membuat tubuh menyimpan energi yang kita makanan menjadi lemak, hal inilah yang nantinya meningkatkan obesitas yang berhubungan erat dengan angka kejadian diabetes tipe 2.

"Pada mereka yang bekerja dengan sistem shift, mereka harus sadar bahwa memilik risiko untuk kemungkinan berkembangnya menjadi diabetes tipe 2. Satu-satunya cara menurunkan risiko ini adalah dengan olahraga dan pengaturan makanan." kata pakar diabetes dari Inggris, Dr Alasdair Rankin, demikian dikutip dari BBC, Jumat (1/8/2014).

Karena itulah, bagi kita yang menjadi pekerja shift, ada baiknya melakukan pencegahan dari sekarang, apalagi jika anda adalah seorang laki-laki karena diketahui bahwa risiko diabetes pada laki-laki diketahui sebesar 35%. Namun, bagi laki-laki yang bekerja dengan metode rotasi shift, biasanya risiko meningkat hingga 42%. Cara pencegahannya adalah dengan banyak mengkonsumsi makanan sehat serta menerapkan pola makan sesuai aturan

Selasa, 19 Agustus 2014

Mengontrol penyakit kencing manis dengan kacang-kacangan.

Jika anda memiliki penyakit diabetes tipe 2 sudah pasti anda harus terbiasa dengan jadwal diet yang diberikan. Jadwal tersebut harus benar-benar dilaksanakan karena jika tidak dilakukan gula darah bisa saja langsung melonjak. Asupan apa yang bisa membantu dalam mengontrol gula darah pada penderita diabetes?

diet diabetes
Sebenarnya para penderita diabetes bisa menggunakan atau menambahkan lebih banyak asupan kacang-kacangan dalam diet sehari-hari. Mengapa kacang-kacangan? Karena kacang-kacangan masih berbentuk karbohidrat rantai panjang yang memerlukan waktu lebih lama agar bisa dipecah menjadi gula dan juga mengandung banyak protein maupun serat.

Lalu apa saja yang termasuk dalam golongan kacang-kacangan ini? Contohnya adalah: kacang polong, lentil dan kacang buncis. Makanan ini memiliki protein dan serat tinggi alami yang sangat baik dalam menjaga kesehatan jantung.

"Selama ini kacang-kacangan hanya diketahui untuk menyehatkan jantung saja, nyatanya kacang-kacangan mempunyai fungsi jauh lebih dari itu. Asupan kacang-kacangan ini sangat membantu dalam mengontrol gula darah dan tekanan darah terutama pada penderita diabetes."  ungkap ketua peneliti David Jenkins, MD, dari University of Toronto, seperti dikutip dari CNN, Minggu (3/8/2014).

Jumat, 15 Agustus 2014

TIPS WAJAH BERSIH DARI JERAWAT

Kemunculan jerawat pada wajah bisa membuat kepercayaan diri seseorang menjadi turun drastis. Pada wanita hal ini bisa menyebabkan stress berat. Namun sebelum menyalahkan orang lain atau menggunakan obat-obatan tertentu coba kita tanya pada diri kita sendiri, sudah rutinkah kita mencuci wajah kita?

tips wajah bersih jerawat

"Supaya wajah tidak mudah berjerawat, wajah harus dalam keadaan bersih yakni cuci kulit wajah dengan sabun muka secara teratur," kata dr Eddy Karta SpKK kepada detikHealth dan ditulis pada Jumat (27/6/2014).

Jerawat yang dalam bahasa kedokteran disebut acne vulgaris itu sebenarnya adalah proses peradangan yang terjadi pada kantong kelenjar keringat kulit. Penyebabnya ada banyak, salah satunya adalah sempitnya pori-pori keringat yang mengakibatkan cairan keringat dan minyak kulit berkumpul di dalam pori-pori kulit. Akibatnya terjadilah proses peradangan di tempat tersebut.

Jerawat disebabkan oleh tersumbatnya lemak di folikel pilosebaseus yang kemudian mengalami infeksi. Untuk mengobatinya pun tak selalu mudah karena dipengaruhi tiga faktor yaitu produksi sebum atau minyak yang dipengaruhi gaya hidup, stres, hormonal dan keturunan, sumbatan akibat kulit karena sering teriritasi dan adanya kotoran di wajah, serta infeksi oleh kuman propionibacterium acnes.

Umumnya, mencuci muka dilakukan tig akali sehari. Tetapi, perlu disesuaikan dengan aktivitas. Selain itu, agar jerawat tak mudah muncul perlu juga penggunaan pelindung wajah yang juga sekaligus mencegah jerawat berupa pelembab khusus wajah berminyak. Pelembab ini digunakan pagi dan malam secara teratur.

"Untuk mengatasi jerawat selain dengan obat oles topikal tetapi juga yang terpenting adalah mencari faktor yang menjadi penyebab utama dan menerapkan pola hidup yang sehat," kata dr Eddy.

Senin, 11 Agustus 2014

Anak Demam disertai nyeri perut kanan

Radang usus buntu dalam bahasa kedokteran disebut dengan appendisitis. Radang usus buntu adalah suatu penyakit yang menyerang bagian usus buntu manusia. Radang usus buntu ini biasanya ditandai dengan demam yang disertai pada nyeri perut sebelah kanan.

usus buntu

Menurut dr dr Marisaa TS Pudjiadi SpA, sebagaimana dikutip dari detik.com, radang usus buntu dimulai dengan rasa tidak nyaman atau nyeri di bagian ulu hati yang kemudian berpindah ke perut kanan bawah dengan rasa nyeri yang makin hebat.

Nyeri ususnya pun berbeda dengan nyeri-nyeri lainnya. Nyerinya terlokalisir pada perut kanan bawah. Nyeri yang hebat terkadang membuat anak tidak mau berdiri tegak, malah penderita lebih suka tiduran sambil menekuk kaki kanan. Harus kita ketahui bersama, posisi tubuh seperti tiduran maupun menekuk kaki kanan adalah cara untuk mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan oleh panyakit tersebut.

Yang paling mengerikan adalah jika peradangan pada usus ini pecah dan kemudian menyebar ke seluruh bagian lain di dalam perut. Jika ini sudah terjadi maka diperlukan tindakan segera berupa operasi karena jika terlambat bisa mengakibatkan hilangnya nyawa pasien.

Kamis, 07 Agustus 2014

Terlalu gemuk selama hamil bisa menyebabkan bayi prematur

Badan yang terlalu gemuk atau obesitas adalah salah satu penyebab timbulnya berbagai macam penyakit seperti diabetes, hipertensi dan kolesterol. Namun, jika berat badan bertambah berat selama terjadi kehamilan, seorang wanita harus berhati-hati karena obesitas yang terjadi selama kehamilan dapat berdampak serius pada ibu dan janin. Apakah dampak serius tersebut?
Menurut sebuah penelitian? seorang wanita yang menderita obesitas sebelum dan selama hamil akan meningkatkan resiko melahirkan bayi yang prematur, terutama yang terjadi sebelum usia kehamilan 28 minggu.
hamil dan kegemukan

“Sampai saat ini, orang-orang telah berpikir bahwa kelahiran prematur terjadi setidaknya tiga minggu lebih awal dari waktu kelahiran normal. Tetapi, tidak sesederhana itu, kelahiran lebih awal bukanlah salah satu penyebab bayi lahir prematur,” kata professor of paediatrics, Garry Shaw dari Stanford University School of Medicine, Amerika Serikat, dikutip Indianexpress, Minggu (29/6/2014). Maksud profesor tersebut adalah, penyebab bayi lahir prematur bukan karena bayi lahir lebih cepat dari prediksi kehamilan, tetapi lebih disebabkan oleh faktor ibu sebagai tempat perkembang biakan janin yang sudah tidak kondusif lagi untuk proses tumbuh kembang janin.

Lalu apa yang sebaiknya yang para ibu hamil lakukan? Caranya adalah jaga pola makan seimbang, makan yang cukup dan seimbang lebih baik dibandingkan banyak makan. Terlalu banyak makan akan menyebabkan penumpukan kadar karbohidrat, gula dan lemak di dalam tubuh. Kelebihan zat makanan ini juga tidak akan diambil oleh janin, malah penumpukan lemak yang berlebid di area perut justru akan menekan perut dan membatasi ukuran rahim dan janin.

Kurangi memakan makanan yang manis, jangan paksakan memakan sesuatu dengan alasan 'ngidam'. Pastikan untuk selalu banyak minum dan menimbang berat badan agar berat badan selalu terkontrol. Kenaikan berat badan 5-10 kg masih ditoleransi oleh tubuh dan sebisa mungkin untuk tidak lebih dari ukuran tersebut.

Minggu, 03 Agustus 2014

Makan buah sebaiknya sebelum atau sesudah makan?

Selama ini kita selalu disuguhkan makan buah setelah makan besar, tapi tahukah anda bahwa sebenarnya makan buah sebelum makan itu jauh lebih baik? Buah sangat baik dalam mengontrol berat badan. Bagi kita yang ingin mengontrol gula dalam darah, lemak maupun kolesterol disarankan untuk memakan buah sebelum makan. Dengan memakan buah sebelum makan besar akan memudahkan kita untuk diet.
makan buah

Jika sebaliknya juga boleh, namun biasanya jika makan buah setelah makan besar, jumlah buah yang dimakan akan jauh lebih sedikit.
Lalu apakah salah jika selama ini kita memakan buah setelah makan besar? "Sebenarnya enggak ada masalahnya ya, soalnya tuhan memberikan enzim yang sempurna pada tubuh kita. Makan buah dulu baru makan nasi tetap dicerna enzim kita, mau makan makanan berat baru juga bisa. Malah mau makan buah sama nasi juga bisa," jelasnya dalam acara yang bertema Press Conference Buavita khas Nusantara, di Restoran Kembang Goela, Sudirman, Jakarta, (26/6/2014) (okezone.com)
Selain itu, dengan memakan buah terlebih dahulu, maka hal tersebut akan memberikan kesempatan bagi lambung dan usus untuk melakukan "pemanasan" sebelum masuknya makanan yang sebenarnya ke dalam tubuh sehingga diharapkan penyerapan zat-zat gizi dari dalam makanan oleh usus dapat berjalan lebih optimal.